بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Tidak akan hilang ilmu yang kita bagi,melainkan akan membuat kita kaya akan pengetahuan yang lebih banyak,itulah "INDAHNYA BERBAGI" Rosulullah bersabda: “أحب الناس إلى الله أنفعهم للناس” “Manusia yang paling dicintai Allah adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”
Minggu, 17 Oktober 2010
BAYANGMU
Matahari belum boleh meledakkan merah
Sampai nanti kudekati cakrawala mati
membawa cinta ini
Duduklah di sebelah hatiku
Di atas rumput yang memegangi tanah
Bila angin menghampiri kembali
Kutunjukkan bintang senja di sana
Awan-awan itu belum boleh memudar
Matahari belum boleh meredakan terang
Sampai kutemani cakrawala mati
membawa cinta ini
Cepatlah berlari ke matahari
Dan bumi pun tak bisa menertawai kami
Awan-awan itu belum boleh memudar
Matahari belum boleh meredakan terang
Sampai kutemani cakrawala mati
Bayang-bayangmu belum boleh memanjang
Matahari belum boleh meledakkan merah
Sampai nanti kudekati cakrawala mati
Sabtu, 16 Oktober 2010
ADAKAH CINTA YANG SEMPURNA,,,,,?????
Bila cinta telah menyatukan hati yang sedang gelisah , maka di sana pasti akan ada keindahan yang selalu dirasa , dan bila cinta telah datang maka diri inipun tak ubahnya seperti rusa yang tak berdaya karena tikaman tombak sang pemburu , lalu jiwapun tak kan pernah mampu untuk menghindar dari godaan dan bisikan cinta itu ,sekuat apapun diri berusaha untuk melepaskan diri dari jeratanya maka semua itu kan sia-sia ,karena kekuatan cinta lebih kuat dari segala kekuatan ,atau jika cinta itu tak pernah hadir maka diripun tak bisa memaksanya tuk hadir dalam hati , dan sekuat apapun diri mencoba untuk menghadirkan cinta yang tak pernah hadir maka semua itu akan sia-sia , karena kekuatan cinta lebih kuat dari segala kekuatan , dan cinta itu sendiri pun hadir dengan kebebasan bukan dengan paksaan .
Memang terkadang apa yang kita dapatkan tidak sesempurna dengan apa yang kita inginkan , tapi disadari ataupun tidak kita butuh dengan cinta yang telah ada tersebut , justru saat kita semakin mencari sesuatu yang sempurna maka itu akan membuat diri tersiksa karena jiwa yang haus akan ketenangan terus membohongi diri sendiri bahwa dalam hati yang terdalam telah tersimpan cinta yang amat dalam pula ,bahwa kita selalu berhadapan dengan hal yang semu ” Sebuah cinta sempurna yang terus kita buru namun hal itu hanya ada pada hayalan kita semata ” .
Pernahkah kita sadari bahwa cinta yang selama ini kita cari sesungguhnya selalu ada bersama setiap detak jantung kita , pernahkah pula kita berfikir jika kita terus berorientasi pada satu cinta yang terus terhayalkan…….. satu cinta yang sempurna , maka itu akan menjadikan kita tak mampu menerima cinta yang sedang hadir selain cinta yang kita harapkan itu …cinta yang tidak terlalu sempurna daripada apa yang kita hayalkan itu …….tapi disadari ataupun tidak, kita pasti membutuhkan cinta yang telah ada itu lebih dari sekadar kesempurnaan belaka , dan memang itulah kebenaran cinta yang sesungguhnya ” sebuah cinta yang hadir …..cinta yang kita butuhkan ” .
Namun pada kenyataanya cinta yang sedang hadir teersebut sering tersisihkan dari hati kita , bukan karena sebab apapun ,juga bukan karena cinta tersebut tak berharga …. namun karena kebodohan kita sendiri yang selalu ingin meraih dan terus mengejar sbuah cinta sempurna itu …..cinta yang hanya ada dalam cerita fiksi kita …. cinta yang telah membutakan mata kita … menulikan pendengaran kita … dan mebungkam mulut kita .
Sesungguhnya harapan yang telah kita tanam pada cinta sempurna yang kita impikan justeru akan menjadikan kita terus terbuai dengan rayuan dan kebohonganya, karena harapan yang terlalu besar tak lain adalah hayalan yang hanya ada dalam benak kita bukan kenyataan kita, anehya kita masih saja sering menaruh harapan yang terlalu besar pada cinta sempurna tersebut.
Percayalah sobat bahwa ” Tidak ada cinta yng sempurna di dunia ini” , oleh karenanya stop jangan mengharap lagi kalau kita akan mendapatkan cinta yang sempurna karena hakikat kesempurnaan hanya dimiliki sang pencipta.
Justru kesempurnaan cinta itu ada ketika kita mampu mencintai cinta yang ada
Dalam hati kita sebagaimana kita mencintai diri kita sendiri
Tak berlebihan jika ku katakan
Kesempurnaan cinta adalah ketika kita mempu mencintai
Dengan ketulusan dan keihlasan hati
Rabu, 13 Oktober 2010
NYANYIAN KALBU
Apa yang ku dapati, duhai Kekasih?
Hanyalah ladang gersang tak bertepi!
Kemanakah cakrawala itu?
Kemanakah larinya bintang gemintang, rembulan dan matahari-Mu?
Mengapa langit-Mu kini tinggal kelam?
Tak lihatkah Kau?
Disini aku menggigil sendiri dalam sepi?
Lupakah Kau pada janji-Mu?
Tak kan pernah sia-siakan para kekasih-Mu?
Duhai Kekasihku.. Mana bintang-Mu?
Mana rembulan-Mu?
Mana matahari-Mu?
Jadikanlah dia penghias pelangi cakrawala-Mu
Jadikanlah dia penerang dijalan-jalanMu
Sebagai penyibak kelam dan pembasuh pedih ladang gersang di hati .
Sungguh…. Aku mohon kepada-Mu! Dengarkanlah pintaku!
PERMINTAAN HATI
‘Ku tatapkan mata hatiku pada penjuru waktu
‘Ku lampiaskan tanya jiwaku pada yang kujumpai Ada apa dalam getar hatiku ?
Bila bertemu satu angan yang terbayang ada rasa kian meronta, hendak mencari penawar hati.
Akankah getar hatiku membawa asa ?.
Dimana … ?
Karena asaku adalah hidupnya jiwaku.
Langkah demi langkah ayunan hatiku berpijak, menelusuri gugusan masa hidupku ;
‘Ku rasakan getar-getar penuh misteri, - seperti jalur seorang musafir, menyusuri jalan berpasir .. berkerikil .., kadang berbatu.
Perjuangan, Laskar cinta di medan sunyi angan menggapai namun tiada membekas hampa sebuah raihan kandas dalam bidikan, sebuah perang sunyi di belantara gundahnya hati.
.. cinta kugapai, tiada kudapat, rinduku …, ‘bak peluru tiada bermusuh. Kini laskar cinta kesunyian di medan laga,
kutatap – sepertinya … perang ini sebuah perjalanan panjang.
Haruskah ‘ku lalui seorang diri...........????
atau diam termenung berteman kalut sehingga asaku habis merenungi penjuru waktu yang hanya terpena di hati.
Haruskah ‘ku lalui seorang diri … ?
KENANGAN HATI
andai kau ingat akan masa lalu kita….
yang t’lah kita lewati bersama…
masa indah saat bersamamu…
terasa sejuk dalam sanubariku…..
walau luka yang tertinggal…
bahagia slalu bersamamu…
walau kisah itu hilang…
dirimu akan slalu ku kenang…
dan biarkan aku sendiri…
mengenang dikau yang tlah pergi….
tuk selama2nya ......
dan tak mungkin lagi aku bersamamu....
dan hanya kenangan yg kan membawa hidupku ..
pada cinta yg akan menghampiri di depan hidupku..
GAK DA JUDULNYA
diantara banyaknya bintang-bintang bertebaran..
Yang ada di angkasa cinta..
namun dia yang jauh disana..
pancarkan cahaya terangi bumi
cinta kita telah hancur menjadi abu
Namun engkau jauh..
Dari pandanganku..
Ku hanya terdiam termenung..
kurasakan nafasmu..
Kurasakan getar jantungmu..
Kurasakan manjamu..
Menjadi sebuah rindu bagiku..
Saat aku duduk..
memandang bintang di angkasa..
Entah kenapa air mata..
Jatuh membasahi wajah..
Rindu yang menyesakan dada..
Terlalu dalam di jiwa..
aku tak tahu mengapa..
Bisa terlalu cinta..
Kasih kau begitu jauh dimata..
tapi kau bagaikan nyawa..
Dalam hati terdalam..
Dan tak tergantikan..
Minggu, 10 Oktober 2010
RENUNGAN
Betapa lamanya beribadah pada Allah selama lima belas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.
Betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.
Betapa asyiknya apabila pertandingan basketball diperpanjang waktu ekstranya namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa.
Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-Qur'an namun betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.
Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang duduk di deretan paling belakang di masjid.
Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namum betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap pada saat terakhir untuk event yang menyenangkan.
Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam Al-Qur'an; namun betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.
Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci Al-Qur'an.
Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir, atau mengatakan apa-apa, atau berbuat apa-apa.
Betapa kita dapat menyebarkan seribu lelucon melalui e-mail, dan meyebarluaskannya dengan FORWARD seperti api; namun kalau ada e-mail yang isinya tentang Kerajaan Allah betapa seringnya kita ragu-ragu, enggan membukanya dan mensharingkannya, serta langsung klik pada icon DELETE.
Jumat, 08 Oktober 2010
hmmmmmmmmm
1. Sholat wajib tepat waktu, selalu berdoa dan berdzikir kepada Allah
Dengan sholat, berdo'a dan dzikir kepada Allah, Inya Allah hati menjadi tenang, damai dan makin dekat dengan-Nya
2. Sholat tahajud
Dengan sholat tahajud Insya Allah cenderung mendapatkan perasaan tenang. Hal ini dimungkinkan karena di tengah kesunyian malam didapatkan kondisi keheningan dan ketenangan suasana,yang tentu saja semua itu hanya dapat terjadi atas izin-Nya. Pada malam hari, diri ini tidak lagi disibukkan dengan urusan pekerjaan ataupun urusan-urusan duniawi lainnya sehingga dapat lebih khusyu saat menghadap kepada-Nya.
3. Mengingat kematian yang dapat datang setiap saat
Kematian sebenarnya sangat dekat, lebih dekat dari urat leher kita. Dan dapat secepat kilat menjemput.
4. Membayangkan tidur di dalam kubur.
Membayangkan tidur dalam kuburan yang sempit , gelap dan sunyi saat kita mati nanti. Semoga amal ibadah kita selama di dunia ini dapat menemani kita di alam kubur nanti.
5. Membayangkan kedahsyatan siksa neraka.
Azab Allah sangat pedih bagi yang tidak menjauhi larangan-Nya dan tidak mengikuti perintah-Nya. Ya Allah jauhkanlah kami dari siksa neraka-Mu, karena kami sangat takut akan siksa neraka-Mu.Ya Allah bimbinglah kami agar dapat memanfaatkan sisa hidup kami untuk selalu dijalan-Mu.……
6. Membayangkan surga-Nya.
Kesenangan duniawi hanya bersifat sementara, sangat singkat dibanding dengan kenikmatan di akhirat yang tidak dibatasi waktu.Semoga kita dapat selalu mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dan Insya Allah diizinkan untuk meraih Surga-Nya. Amin…..
7a. Mengikuti tausyiah atau mengikuti pengajian secara rutin seminggu satu kali (minimal), dua kali atau lebih. Insya Allah... dengan mendengar tausyiah atau mengikuti pengajian, akan meningkatkan keimanan karena selalu diingatkan kembali utk selalu dekat kpd Allah SWT. Perlu dicatat, dikarenakan iman bisa turun atau naik, maka harus dijaga agar iman tetap stabil pada keadaan tinggi/ kuat dengan mengikuti tausyiah, pengajian dsb.
7b. Bergaul dengan orang-orang sholeh.
Seperti sudah dijelaskan di atas bahwa tingkat keimanan kita bisa turun atau naik, untuk itu perlu dijaga agar tingkat keimanan kita tetap tinggi. Berada pada lingkungan kondusif dimana orang-orangnya dekat dengan Allah SWT, Insya Allah juga akan membawa kita untuk makin dekat kepada-Nya.
8. Membaca Al Qur'an dan maknanya (arti dari setiap ayat yang dibaca)
Insya Allah dengan membaca Al Qur'an dan maknanya, akan menjadikan kita makin dekat dengan-Nya.
9. Menambah pengetahuan keislaman dengan berbagai cara, antara lain dengan : membaca buku, membaca di internet (tentang pengetahuan Islam, artikel Islam, tausyiah dsb), melihat video Islami yang dapat meningkatkan keimanan kita.
10. Merasakan kebesaran Allah SWT, atas semua ciptaan-Nya seperti Alam Semesta (jagad raya yang tidak berbatas) beserta semua isinya.
11. Merenung atas semua kejadian alam yang terjadi di sekeliling kita (tsunami, gunung meletus, gempa dsb). Dimana semua itu mungkin berupa ujian keimanan, peringatan, atau teguran bagi kita agar kita selalu ingat kepada-Nya/ mengikuti perintah-Nya. Bukan makin tersesat ke perbuatan maksiat atau perbuatan lain yang dilarang oleh-Nya. Ya Allah kami mohon bimbingan-Mu agar kami dapat selalu introspeksi atas semua kesalahan yang kami perbuat, meninggalkan larangan-Mu dan kembali ke jalan-Mu ya Allah.
12. Mensyukuri begitu besar nikmat yang sudah diberikan oleh Allah SWT
Jangan selalu melihat ke atas, lihatlah orang lain yang lebih susah. Begitu banyak nikmat yang diberikan oleh-Nya.Saat ini kita masih bisa bernafas, masih bisa makan, bisa minum, masih mempunyai keluarga, masih mempunyai apa yang kita miliki saat ini,masih mempunyai panca indera mata, hidung, telinga dan...masih bisa bernafas (masih diberi kesempatan hidup). Masih pantaskah kita tidak bersyukur dan tidak berterimakasih pada-Nya.
dengan ini semua qta akan tau perbedaan orang yg beribadah dan tdk beribadah.
post by friend.....thank`s
Kamis, 07 Oktober 2010
^PERIH^

saat tangan bersatu dalam genggam,, rona kelabu cakrawala tak nampak suram,, tetap indah kala memandang,, meski hujan akan bertandang,,
namun saat tak satu lagi hati,, cerahnya langit nampak sunyi,, tak tersirat keindahannya,, bagai terasing dalam meriah dunia,,
ku tersadar bahwa dirimu yg membawa suka,, hanya kau yg mampu terbangkan jiwa,, walau alam kelam,, tetap indah ketika kau dalam dekapan,,
memang sebuah cerita pasti akan berakhir,, namun bukan ini yg ku ingini untuk menjadi akhir,, pergimu hanya tinggalkan bayang,, dan hanya bayang itu yg bisa ku simpan,,
namun ini memang suratanku,, tak bisa ku paksa kau miliki kembali rasa dulu yg menggebu,, selamat dengan hidupmu yang baru ,, takkan ku lupa semua kenangan meski itu perih.