Selasa, 25 Januari 2011

MASA LALU


Mengingat & mengenang masa lalu, kemudian bersedih atas nestapa & kegagalan di dlmnya merupakan tindakan bod0h & gila. Itu, sama artinya dgn membunuh semangat, memupuskan tekad, & mengubur masa depan yg belum trjdi. Bagi org yg berpikir, berkas² masa lalu akan di lipat & tak pernah di lihat kmbali. Cukup dtutup

rapat², lalu dsimpan dlm ruang penglupaan, di ikat dgn tali yg kuat dlm penjara pengacuhan selamanya. Kesedihan tak akan mampu mengembalikannya lg, keresahan tak akan sanggup memperbaikinya kembali, kegundahan tdk akan mampu

merubahnya menjadi terang, & kegalauan tdk akan dpt menghidupkannya kembali, krn ia memang suddah tdk ada.

Jangan pernah hidup dlm mimpi buruk masa lalu, atau dibawah payung gelap masasilam. Selamatkan diri Anda dari bayangan masa lalu!!


Apakah Anda ingin mengembalikan air sungai ke hulu, matahari ke tempatnya

terbit, seorok bayi ke perut ibunya, air susu ke payudara sang ibu, & airmata ke dlm kelopak mata?


Ingatlah, keterikatan Anda dgn masa lalu, keresahan Anda atas apa yg telah terjadi padanya, keterbakaran emosi jiwa Anda oleh api panasnya, & kedekatan jiwa Anda pd pintunya, adalah kondisi yg sangat naif, ironis, memprihatinkan, & sekaligus menakutkan. Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan memupuskan masa depan, mengendurkan semangat, & menyia-nyiakan waktu yg sangat berharga.

Dalam al- Qur'an, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu kaum & apa saja yg telah mereka lakukan, Allah selalu mengatakan, "itu adalah umat yg lalu". Begitulah, ketika suatu perkara habis, maka selesai pula urusannya. Dan tak ada gunanya mengurai kembali bangkai zaman & memutar kembali roda sejarah. 0rg yg berusaha kembali ke masa lalu adalah tak ubahnya orang yg menumbuk tepung,atau org yg menggergaji serbuk kayu.


Syahdan, nenek moyang kita dahulu selalu mengingatkan org yg meratapi masa lalunya

demikian: "Janganlah engkau mengeluarkan mayat² itu dr kuburnya". Dan konon, kata org yg mengerti bahasa binatang, sekawan binatang sering bertanya kpd seekor keledai begini, "mengapa engkau tidak menarik gerobak?" "Aku benci khayalan", jawab keledai. Adalah bencana besar, manakala kita rela mengabaikan masa depan & justru di sibukkan oleh masa lalu. Itu, sama halnya dgn kita mengabaikan istana² yg indah dgn sibuk meratapi puing² yg telah lapuk. Padahal betapapun seluruh manusia & jin bersatu untuk mengembalikan semua hal yg telah berlalu, niscaya mereka tdk akan pernah mampu. Sebab, yg demikian itu sudah mustahil pd asalnya.


Org yg berpikiran jernih tdk akan pernah melihat &

sedikitpun menoleh ke belakang. Pasalnya, angin akan selalu berhembus ke depan, air akan mengalir ke depan, setiap

kafilah akan berjalan ke depan, & segala sesuatu bergerak maju ke depan. Maka itu, janganlah pernah melawan sunnah kehidupan!!

_____________

Sumber : La Tahzan

Oleh : Dr. 'Aidh al-Qarni

Kamis, 20 Januari 2011

DOA SEMBUH DARI SAKIT


Aku tuangkan doa ini, karena aku telah sembuh dari sakit


Aku berterimakasih pada Allah


Karena memang hidup mati adalah adalah milik Allah


Sakit memang tidak enak


Siapa bilang sakit itu enak


Perasaan tertekan selalu hadir


Ketika sakit aku sangat butuh perhatian


Aku sangat butuh kemanjaan


Inikah rahasia kenapa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam


Men-Sunnah-kan iyadatu al-maridl


Ketika aku sakit sangat sulit bisa menikmati indahnya dunia


Ketika aku sakit tak mudah untuk tersenyum


Maafkan kepada sesiapa saja yang ketemu aku dan tanpa senyum


Maaf karena aku baru sakit


Ternyata orang sakit sangat sensitif terhadap kritikan


Karena kritikan orang sakit akan mengecilkan hati


Mungkin orang sakit hatinya sudah kecil


Jangan diperkecil lagi dengan kritikan


Orang sakit sangat butuh


Dorongan psikologis


Harapan


Jangan takut


Bahkan segala macam pujian


Agar hati jadi besar


Tahan menghadapi cobaan


Ingat bahwa sakit akan


Membuat kita ingat pada Allah


Menerima sakit dengan ihlas adalah pahala


Bahkan diampuni dosanya


Inilah doa ketika Sakit


“Alluhumma wa mudzhiba al-ba’si Anta asy-Syaafi


Laa syafiya illa syifaauka


Syifaan la yughadiru saqaman”


” Ya Allah ya Tuhan Kami


Hanya engkaulah yang menghilangkan kesedihan


Engkaulah yang Maha Menyembuhkan


Tidak ada yang mampu menyembuhkan


Kecuali hanya Engkau yang menyembuhkan


Sembuh tanpa terasa sakit”

Selasa, 18 Januari 2011

KU INGIN MENJADI WANITA YANG BAHAGIA


Ø Aku ingin kau menjadi wanita ….. wanita seperti bunga …..


Ø Aku ingin kau menjadi seperti lebah yang hinggap di atas bebungaan yang harum dan ranting-ranting yang segar


Ø Aku ingin kau menjadi lebih cantik dan lebih indah dari pada kebun yang berbunga berkat akhlak dan budi pekerti….


Ø Aku ingin kau seperti Aisyah yang telah diabadikan oleh Allah melalui pujian dalam kitabnya dan menyanjung sikap yang dilakukannya


Ø Aku ingin kau menjadi wanita wadiah yaitu wanita yang indah tanpa perhiasan


Ø Aku ingin kau menjadi wanita sholehah kepada suaminya, mengerjakan shalat 5 waktu dan memelihara kehormatannya


Ø Aku ingin kau menjadi wanita yang cantik dengan akhlaq dan kaya akan etika bukan karena bak emas dan permata


Ø Aku ingin kau menjadi wanita yang sholehah, bershadaqah, berpuasa, mengerjakan shalat, berhijab, takut pada Allah dan suami,

menghormati tetangga dan sayang pada anak-anak.


Ø Aku ingin kau menjadi semut dalam hal kesungguhan, ketekunan dan kesabaran dan selalu berupaya untuk bertobat dan jika kembali melakukan dosa, aku ingin kembali padaMu ya Allah


Ø Aku ingin kau menjadi wanita yang berakal yang dapat mengubah sahara yang tandus menjadi taman yang indah dan subur


Ø Aku ingin kau mendapatkan seorang ikhwan…..ikhwan yang mempunyai tauladan seperti Nabi…


Ø Aku ingin kau menjadi wanita cantik tapi bukan karena perhiasan, tapi pada 2 rakaat dipenghujung malam, kehausan ditengah terik sebab puasa karena Allah, shadaqah yang tersembunyi tanpa ada yang mengetahui kecuali Allah, sujud lama diatas hamparan sajadah dan rasa malu karena dorongan kejahatan dan rayuan setan datang menggoda


Ø Aku ingin kau menjadi pohon kurma yang jauh dari keburukan, terhina dan dari gangguan yang apabila dilempar dengan batu ia akan menggugurkan buahnya, yang senantiasa hijau baik musim panas dan dingin.


Ø Aku ingin kau menjadi wanita sholehah yaitu wanita yang menetap dirumah karena wanita adalah bak bejana yang tipis lagi mudah pecah.

Sabtu, 08 Januari 2011

hmmmmmm


Senyummu adalah bahagiaku

Ceriamu adalah dambaku

Gelisahmu adalah kebimbanganku

Air matamu adalah kesedihanku

Kau pelipur lara dukaku

Kau pengiring suka citaku

Bersama kita dalam hari-hari keberkahan

Ikatan ini berawal dari hati atas nama cinta

Jalinan ini bermula dari rasa atas nama sayang

Pertautan ini berasal dari angan atas nama rindu

Sungguh ini adalah cinta, sayang, dan rindu..

Cinta, sayang, dan rindu atas nama pengabdian kepada Rabbul Izzati

Malam ini bintang bersinar cinta, bulan tersenyum sayang, angin mendesir rindu

Wahai bintang, bulan dan angin

Sampaikanlah salam cinta, sayang, dan rinduku kepadanya

“Sungguh Aku Sangat mencintaimu karena Allah”

Rabu, 05 Januari 2011

***AL-HIKMAH***

•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•


ASSALAMUALAIKUM.WAR.WAB

kpd yth:
jama`ah AL-HIKMAH


jam,09:00-11:00 belajar menjahit

jam,11:00-12:00 yasinan+tahlil+asma`ul husna

jam,12:30-02:00 sholat berjama`ah+makan bersama+istirahat

jam,03:00-04:00 belajar qori`ah+tajwid+mahroj+juga belajar menulis huruf arab bagi yang belum bisa.

kemudian sholat ashar berjama`ah

jam,04:30-05:30 diba` an bersama sampai selesai

jam,06:00 makan malem bersama

jazakumulloh wakhoirul jaza`


WASSALAMUALAIKUM.WAR.WAB


•.¸¸.•´¯`•.♥.•´¯`•.¸¸.•



Jumat, 31 Desember 2010

... " Malam Jum’at dan Sunnah Rasul " ...


Di masyarakat Indonesia, terutama bagi kalangan suami istri, ada 1 hal yg sering dijadikan guyonan (tapi serius), yakni adanya ’sunnah Rasul’ tiap malam Jum’at (Kamis malam). Yang dimaksud dg sunnah Rasul di sini adalah hubungan suami istri, tentu saja dengan pasangannya yg sah ya? Hahaha…

Jadi sunnah Rasul di malam Jum’at bisa diartikan (akan) ada pasutri yg melakukan hubungan suami istri di malam Jum’at.

Adalah hal yg menarik mencermati (sedikitnya) 2 hal berikut:

1. Mengapa ‘mesti’ malam Jum’at?

2. Dan mengapa disebut sunnah Rasul?

Baik, saya akan coba jelaskan sesuai dengan ilmu yg saya ketahui, jadi unsur subyektifitasnya akan sangat tinggi.


1. Mengapa ‘mesti’ malam Jum’at?


Sebenarnya, TIDAK ADA KETENTUAN/DALIL KHUSUS yg menjelaskan berhubungan suami istri mesti di malam Jum’at. Setidaknya itu yg saya ketahui selama ini. Apabila memang ada saudara2 yg tahu, dengan senang hati saya akan menerimanya.

Jika memang dalil itu ada, maka kasihan sekali pasangan pengantin baru, yg mesti menunggu malam Jum’at untuk bisa menuntaskan dan menumpahkan rasa kasih sayang mereka. Sementara di 6 hari lainnya, saya tidak tahu pasti apa yang mereka lakukan.

Hanya saja, saya melihat adanya keterkaitan antara hubungan suami istri di malam Jum’at, puasa Senin-Kamis, dan program kehamilan. Ya, keterkaitan ini mungkin memang ‘akal2an’ saya saja. Tidak ada dasar pastinya, tapi (menurut saya) cukup masuk akal.

Jadi begini. Salah satu ibadah yg disarankan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam adalah puasa Senin-Kamis. Senin ke Kamis ada waktu 3 hari. Menurut ilmu kedokteran yg pernah saya baca, sperma akan mencapai puncak kematangan di hari ke-3. Dengan kata lain, sperma yg tidak keluar selama 3 hari akan mempunyai kualitas terbaik, insya ALLAH.

Dengan demikian, bagi pasutri yg punya program ingin mempunyai anak, sebaiknya melakukan puasa Senin-Kamis (terutama bagi suaminya), dan baru berhubungan di hari Kamis (malam Jum’at) sehingga benih yg dikeluarkan adalah benih terbaik.

Hal yg sama, dari Jum’at ke Senin ada waktu sekitar 3-4 hari. Jadi, usai buka puasa di hari Senin pasutri (yg punya program memiliki momongan) bisa meneruskannya dengan hubungan suami istri karena kualitas spermanya adalah yg terbaik.

Masuk akal bukan?

Yang kedua, alasan berhubungan suami istri di malam Jum’at, saya pikir ada hubungannya dengan hadits Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam berikut ini:


“Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at seperti mandi jinabat (mandi besar), kemudian dia pergi ke masjid pada saat pertama, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor unta dan siapa yang berangkat pada saat kedua, maka seakan-akan ia berkurban dengan seekor sapi, dan siapa yang pergi pada saat ketiga, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor domba yang mempunyai tanduk, dan siapa yang berangkat pada saat keempat, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor ayam, dan siapa yang berangkat pada saat kelima, maka seolah-olah dia berkurban dengan sebutir telur, dan apabila imam telah datang, maka malaikat ikut hadir mendengarkan khutbah.” (Muttafaq ‘alaih)

Dugaan saya, daripada melakukan mandi besar tanpa ‘alasan’ yg jelas, maka malam Jum’atnya berhubungan suami istri. Sehingga saat Subuh, tinggal lakukan mandi wajib dg hati yg ikhlas.


2. Dan mengapa disebut sunnah Rasul?


Ini juga yg saya bingungkan. Kenapa sunnah Rasul diidentikkan dg hubungan suami istri? Padahal banyak sekali sunnah Rasul yg juga bisa dilakukan di malam Jum’at. Tahajud, tadarus, adalah sebagian dari sunnah Rasul tersebut.

Dugaan saya, istilah sunnah Rasul ini sebagai pengganti kata berhubungan suami istri. Karena di Indonesia, hal2 yg terkait dg sex cukup tabu dibicarakan secara terbuka, karena akan dianggap vulgar, maka digunakan istilah sunnah Rasul sbg pengganti.

Saya hanya menyayangkan penyempitan makna dari sunnah Rasul, yg mestinya luas, menjadi berkonotasi ke hubungan suami istri. Kasihan sekali kaum muslim yg belum menikah, jika penyempitan makna ini kian mewabah dan memasyarakat, karena mereka belum mempunyai pasangan yg sah. Tidak mungkin mereka ber-onani hanya untuk mengejar bisa mandi wajibnya.

Kesimpulannya:

- berhubungan suami istri tidak mesti dilakukan di hari Kamis (malam Jum’at). kecuali bagi yg punya program ingin mempunyai momongan, mungkin bisa dijadikan salah satu pertimbangan.

- kini ada penyempitan makna dari sunnah Rasul. jika digunakan sebagai upaya memperhalus ungkapan hubungan suami istri, it’s ok, tapi salah kaprah ini akan berdampak buruk jika dimaknai dan dipahami dengan kacamata kuda.

Jadi,apakah malam anda dan pasangan menunaikan Sunnah Rasul?

Semoga berguna.

Rabu, 29 Desember 2010

SETIAP KATA ADALAH MUTIARA


Mutiara.
Awalnya ia bukan apa-apa.
Hanya butiran pasir dan debu kotor yg tak ada harganya.
Waktu kemudian yg membentuknya:
detik demi detik,di kedalaman samudra,dalam kedalaman cangkan makhluk-Nya.
Dg proses demikian panjang dan pelan,penuh kesabaran.
Pun kemudian,keindahannya juga tak dapat segera dinikmati begitu saja.
Karena ia harus dijemput di kedalaman lautan,dikeluarkan dari rumahnya yg kokoh dan dibersihkan,disepuh dan di olah hingga menjadi perhiasan istimewa.
Sungguh sebuah proses yg panjang dan melelahkan,bahkan tidak mungkin terhenti di tengah jalan.

Mungkin engkau pernah merasa dirimu bukanlah apa-apa saat ini.
Bahkan bisa jadi lebih dari itu, engkau membenci dirimu sendiri,sebagai manusia tak berguna,Makhluk sia-sia.
Begitu banyak kekurangan,begitu banyak kesalahan dan keburukan.
Apalagi ketika kau melihat orang lain yg nampak begitu sempurna dan begitu banyak kelebihan,rasanya engkau makin ingin tenggelam.
Mengapa orang lain memiliki begitu banyak kelebihan sedangkan aku tak memiliki apa-apa kecuali kekurangan?
Mengapa aku buruk sedang orang lain cakep?
Mengapa orang lain berhasil dan aku selalu gagal?
Mengapa orang lain kaya dan aku miskin?
Serta beribu 'mengapa' lainnya yg akan membuat kita kecewa dan terluka,serta terpaku pada kekurangan-kekurangan yang kita miliki.

Padahal,saya percaya,setiap kita tahu,bahwa Allah tidak mungkin menciptakan makhluk-Nya hanya dg kekurangan saja.
Hanya dg madharat saja tanpa manfaat atau sebaliknya.
Pun kita manusia,pastilah memiliki keistimewaan.
Hanya saja proses hidup yg kita alami mungkin telah membuatnya hanya menjadi pontesi terpendam,tak muncul ke permukaan,bahkan mungkin ia,sekali ia pernah muncul di masa kecil kita,kemudian terkubur oleh segala tekanan dan ringtangan.
Padahal,ibarat mutiara,kita tak dapat menjadi berharga begitu saja.
Kita butuh waktu untuk membentuknya.
Kita butuh proses panjang untuk mendapatkan keindahan.
Dan proses ini,ketelatenan dan kesabaran.
Ya, sesungguhnya kita adalah mutiara yg memiliki pancaran keindahan kita masing-masing,seperti apapun adanya kita pada awalnya.
Kita hanya harus menyepuhnya untuk membuat menjadi berharga.
Dan proses menyepuh ini banyak cara dan jalannya.

Rintangan,hambatan,pengalaman,pembelajaran,baik oleh diri sendiri maupun oleh orang lain,tidak akan menjadi masalah.
Karena pada dasarnya kita adalah mutiara.
Kita hanya harus berusaha semaksimal kita,membuka mata,membuka telinga,buka hati.
Hanya satu awal yg perlu kita lakukan:
ihtiar dan keyakinan untuk menjadi mutiara,melalui berbagi dan berbakti pada sesama.
Engkau?
Menjadi mutiara apa yg engkau inginkan?

Insya Allah bermanfaat ...

DO`A SEORANG HAMBA


''DO'A SEORANG HAMBA''
Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh

Ya Allah........
lindungilah kami di bawah naungan Arsy-Mu!
hari yg tdak ada naungan selain naungan-Mu! Dan tidak ada yg kekal selain kekekalan-Mu!
Ya Allah.......
engkau-lah pemelihara kami, dan kami adalah hamba-Mu!
Ya Rabb........
Kami berlindung pada-mu dari kejahatan yg telah kami perbuat!
Ya Ilahi.....
kami kembali kepa-Mu membawa nikmat-Mu membawa dosa2 kami!
Ya Tuhan......
Maka ampunilah kami!
Ya Allah.......
Wahai yg maha mengetahui apa yg terkandung dlm dada Keluarkanlah kami dari kegelapan ke cahaya terang benderang! Ya Tuhan........

Berkatilah kami atas semua apa yg luput daripadanya dg kebajikan dari-Mu! Ya Ilahi.........

Kami memohon pada-Mu iman yg sempurna
Keyakinan yg benar Rizqi yg luas Hati yg khusyu' Lidah yg slalu berzikir(menyebut asma'Allah)

Ya Allah.......
Tambahkanlah kami dg ilmu pengetahuan yg bermanfaat dan masukkanlah kami ke dalam golongan orang2 yg shaleh! Ya Ilahi........
Engkaulah sumber keselamatan dan dari pada-Mulah datangnya keselamatan itu semua Maka hidupkanlah kami dg selamat sejahtera! Ya Allah.........
Masukkanlah kami ke dalam surga negri-Mu yg bahagia maha pemberi berkat! Maha tinggi Engkau wahai yg mempunyai keagungan dan kehormatan! Ya Rabb........
Bukakanlah pintu2 rahmat-Mu masukkanlah kami ke dalam ampunan-Mu!
Dengan nama Allah dan segala puji bagi Allah Salawat dan salam terhadap Rasulullah masukkanlah kami ke dalamnya! Sesungguhnya Baitullah itu rumah-Mu,Masjidilharam itu masjid-Mu,negri aman itu negri-Mu,kami ini hamba-Mu Dan tempat itu adalah tempat orang berlindung pada-Mu Ya Allah yg memelihara Ka'bah Merdekakanlah pada diri kami,abi/umi kami,saudara saudari kami,dan anak2 kami2 mukminin dan mukminat dari siksa neraka Wahai Tuhan yg maha pemurah yg mempunyai keutamaan,kelebihan,anugerah kebaikan Ya Rabb........
Baikkanlah kesudahan segenap urusan kami dan jauhkanlah kami dari kehampaan dan kehinaan di dunia dan siksa di akherat Sesungguhnya kami hamba-Mu tegak berdiri sholat bersujud menundukkan diri di hadapan-Mu Mengharapkan rahmat dari-Mu Kami takut akan siksa-Mu Kami mohon agar Engkau tinggikan nama kami, hapuskan dosa2 kami, perbaiki segala urusan kami, bersihkan hati kami, berikanlah cahaya kelak dalam kubur kami, Kami mohon pada-Mu martabat yg tinggi dalam surga-Mu

الله اكبر الله اكبر الله اكبر ولله الحمد سبحانك ماشكرناك حق شكرك يا الله سبحانك ما اعلى شأنك يا الله اللهم حبب إلينا الإيمان و زينه فى قلوبنا وكره إلينا الكفر والفسوق والعصيان واجعلنا من الراشدين.

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Hanya untuk Allah segala puji maha suci Engkau ketinggian-Mu Ya Allah cintakanlah kami kepada iman dan hiaskanlah di hati kami
Bencikanlah kami pada perbuatan kufur fasiq dan durhaka masukkanlah kami ke dalam golongan orang2 yg mendapat petunjuk-MU..Allahuma amin ya Allah..

semoga bermanfa'at

TERUNTUK UKHTI


Ingin kami ucapkan beberapa kalimat ini kepadamu, di bawah desingan peluru-peluru musuh, dan gelegar ledakan roket yang telah menjadi hiburan kami, Surat ini juga dari kami yang kini terpaksa meringkuk di balik jeruji besi hanya karena kami menyatakan bahwa “Tuhan Kami Adalah Allah” Surat ini kami tujukan kepadamu Ukhti Muslimah…karena kau adalah permata, kau juga perhiasan mulia yang melengkapi keindahan ajaran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam.

Beberapa kalimat yang tulus keluar dari lubuk hati kami sebagai saudara yang melaju bersama ke arah yang satu. Demi menyelamatkan mu dari cakaran manusia serigala bermuka domba.

Ukhti Muslimah….!!!

Kami tidak akan membawa sesuatu yang baru, semoga kau tidak bosan mendengarnya….walau rasanya sudah berkali kali kami ingatkan bahwa tiada agama manapun yang lebih memuliakan wanita sebagaimana Islam. Jika kau masih tidak percaya, lihatlah pada sejarah .. apa yang di lakukan oleh penghuni zaman jahiliyah terhadap kaummu, bukankah mereka menguburkanmu hidup hidup hanya karena takut jatuh miskin atau durhaka?

Bukankah engkau adalah yang paling banyak di perjual belikan bagai barang rongsokan sebagai hamba sahaya di zaman kerajaan Romawi ? Bahkan hingga kini….. di suatu zaman yang mereka juluki zaman kebebasan dan kemerdekaan, mereka teruskan tradisi itu, hanya saja,… kini mereka bungkus dengan kata kontes ratu cantik, yang berisi memperlombakan ukuran tubuh terbaik bagi para lelaki hidung belang. Entah apa yang mereka cari, betapa jauh mereka menghinakanmu, betapa buruknya gambaranmu di mata mereka, bagi mereka kau tidak lebih dari sekerat tebu gula segar, yang setelah manis sepah di buang…. Kemudian belum puas dengan itu mereka masih melolong bahwa Islam menzalimi hak hak wanita…sungguh sebuah penyesatan dan pendustaan yang nyata.

Ukhti Muslimah….!!!

Usaha perbaikan dirimu adalah sebuah cita cita abadi, dan tujuan yang mulia, serta harapan seluruh Arsitek bagi proyek perbaikan umat. Karena mereka tahu, kunci perbaikan umat ini ada pada dirimu, jika dirimu baik…maka baiklah seluruh umat ini. Demi Allah..!!! berpeganglah dengan tali ajaran agama ini, dan laksanakanlah segala perintahnya, Jangan sekali kali kau langgar larangannya, apalagi mempersempit hukum hakamnya, karena semua itu hanya akan lebih mengekang kehidupanmu sendiri, karena tiada keadilan yang lebih luas dari keadilan Islam terhadapmu dan kaummu, jika kau lari dari keadilan Islam, kau hanya akan menemui kedzaliman dunia kufur terhadap hak hak kehidupanmu. Berpeganglah sepertimana Umahatul Mukminin mencontohkannya dalam kehidupan sehari hari mereka, contohilah juga isteri isteri para sahabat dan kaum Muslimin yang telah membuktikan nilai keindahan permatamu.

Ukhti Muslimah…!!!

Ketahuilah agama ini bukan hanya di mulut, tetapi ia menuntut adanya amal nyata, laksanakanlah perintah perintahnya dan jauhilah larangan larangannya walaupun tanpa kalimat “jangan”. Sesungguhnya kamu tidak perlu pengakuan timur dan barat karena kemuliaanmu dan harga dirimu telah ada sejak kau di lahirkan, dan bagi kami wahai Ukhti Muslimah,.. kau lebih mulia dari sekadar makhluk yang tergoda gemerlapnya dunia dan jeritan pekikan mungkar yang di sifatkan dengan “suara keledai” (Qs. Luqman 19)

Oleh Sang Maha pencipta, kami tak rela melihatmu tenggelam dalam tipuan mereka yang selalu ingin menghinakanmu dengan berpura pura memujimu tetapi melucuti pakaian dan menelanjangimu di depan mata jutaan bahkan milyaran manusia di dunia, mereka hanya menginginkan kehormatanmu sama dengan binatang yang sememangya tidak pernah berpakaian, mereka hanya menginginkanmu mencoreng coreng mukamu dengan polesan polesan yang merusak wajah alamimu yang indah hasil ciptaan yang Maha Indah, mereka hanya ingin menjadikanmu pemuas nafsu setan setan jantan berhidung belang. Mereka hanya ingin menjadikanmu bagaikan tong sampah yang hanya di isi dengan benih benih buruk dan tercela.

Demi Allah kami tidak rela. Karena bagi kami kau sangat berharga, bagi kami kau adalah pelengkap kehidupan duniawi dan Ukhrawi, maka besar jualah harapan kami padamu…

Ukhti Muslimah….!!!

Seorang Muslimah tidak pantas untuk menjadi keranjang sampah yang menampung berbagai budaya hidup dan akhlak yang buruk, apalagi budaya barat dengan berbagai kebiasaannya yang terlihat kotor dan menjijikkan itu. Seorang Muslimah harus mandiri dalam memilih cara hidupnya sendiri, tentu semuanya berangkat dari acuan “Firman Allah” dan “Sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam.” . Seorang Muslimah selalu ingat bahwa pada suatu hari dahulu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam. Pernah bersabda: “Barang siapa yang meniru (kebisaaan) suatu kaum, maka ia (termasuk) golongan mereka”. Maka ia sangat berhati hati dan kritis dalam menentukan tatacara hidup, berpakaian, dan bermu’amalah.

Ukhti Muslimah….!!!

Engkau adalah puncak, kau juga kebanggaan dan kau juga lambang kesucian. Kau menjadi puncak dengan Al qur’an dan kebanggan dengan Iman serta lambang kesucian dengan hijabmu dan berpegang pada ajaran agama ini. Lalu mengapa ada lambang kesucian yang malah meniru cara hidup yang najis

Bagi umat ini, Ibu adalah Madrasah terbaik jika ia benar benar sudi mempersiapkan dan mengajari serta mendidik generasinya. Kiprah seorang Ibu dalam membentuk generasi Umat terbaik dan Mujahid penyelamat serta pengawal hukum hakam Allah adalah sangat penting. Lihatlah para pahlawan kita, mereka yang telah membuktikan dengan nyataa keberanian dan keikhlasan mereka dalam memperjuangkan tegaknya kalimatullah…mereka semua tidak lepas dari sentuhan lembut para ibu yang dengan sabar dan tanpa bosan terus mendidik mereka untuk menjadi mahkota bagi agama ini. Sadarilah…

Kewajiban seorang ibu bukan hanya memilihkan pakaian yang sesuai bagi anaknya, atau memberikan makanan yang terbaik baginya, sungguh tanggung jawab ibu jauh lebih besar dari sekadar itu semua, karena itulah kami sangat memerlukan seorang Isteri atau ibu yang bisa mendidik anaknya dengan dien Allah dan Sunnah Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam.

Kami memerlukan wanita yang bisa mengajari anak perempuannya untuk menutup auratnya dan berhijab dengan baik, serta mendidiknya untuk mempunyai sikap malu dan berakhlak mulia. Kami tidak sedikitpun perlu kepada wanita yang hanya bisa mendidik anaknya untuk bertabarruj dan bernyanyi serta menghabiskan waktunya bersama televisi dan Film film yang berisi “Binatang binatang” yang di puja.

Kami juga tidak perlu kepada wanita yang hanya bisa membiasakan anak perempuannya berpakaian mini sejak kecil, di mata kami wanita seperti itu bukanlah seorang Ibu, tetapi ia lebih tepat untuk di sebut sebagai Racun bagi kehidupan anaknya sendiri, ibu yang seperti itu tidak bertanggung jawab dan ia juga pengkhianat Umat dan agama ini serta menzalimi anaknya sendiri.

Kami memerlukan wanita suci yang bisa mengajari anak anaknya taat kepada Rabbnya karena melihat ibunya selalu Ruku’ dan Sujud. Kami memerlukan seorang ibu yang bisa memenuhi rumahnya dengan alunan suara Al Qur’an bukan alunan suara suara Setan atau Namimah serta Ghibah yang sanagt di benci oleh Allah dan RasulNya, supaya rumahnya menjadi rumah yang sejuk dan tenang serta bersih dari unsur unsur najis nyata atau maknawi.

Kami memerlukan wanita yang dapat mengajari anak anaknya untuk selalu bertekad mencari Surga Allah bukan hanya mengejar kenikmatan harta dunia, kami memerlukan wanita yang bisa mengajari anaknya untuk siap melaksanakan Jihad fi Sabilillah serta menyatakan permusuhannya kepada musuh musuh Allah, dan kami memerlukan wanita yang bisa mengajari anaknya untuk mendapatkan kehidupan abadi di sisi Rabbnya sebgai Syahid dalam perjuangan membela Firman Allah dan sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam.

Ukhti Muslimah….!!!

Kami memerlukan wanita yang selalu mengharap pahala dalam melayani suami, hingga ia selalu taat dan menghiburnya serta tidak pernah sedikitpun ingin melihat wajah murung sedih sang suami. Kami memerlukan wanita yang selalu menjaga dien anak anaknya sebagaimana ia selalu menjaga kesehatan mereka. Salam hormat dari kami….

Salam hormat dari kami Kepada wanita yang sukses menjaga hubungannya dengan Rabbnya. Dan dapat beristiqomah pada Diennya, dan mempertahankan hijabnya di tengah badai cercaan lisan mereka yang jahil.

Salam hormat dari kami…..

Kepada wanita yang selalu tegas menjaga dirinya dari ber-Ikhtilat dengan lawan jenisnya yang bukan muhrim, dan menjaga dirinya dari pandangan lelaki yang di hatinya masih ada penyakit dan lemah. Salam hormat kepada wanita yang selalu menjaga agar dirinya tidak menjadi pintu masuk bagi dosa dosa dari berbagai jenis perzinaan.

Salam hormat dari kami….. Kepada wanita yang selalu sigap menutupi keindahan tubuhnya dengan hijab tetapi selalu memperindah diri di hadapan sang suami tercinta. Ia tahu bagaimana menjaga dirinya dengan tidak bepergian sendiri agar tetap terlihat mulia bahwa ia adalah wanita yang terjaga.

Demi Allah Ukhti ….

Wanita wanita yang seperti itulah kebanggan umat ini, mereka juga perhiasan masyarakat Islami, karena siapa lagi yang akan menjadi kebanggan itu kalau bukan mereka?

Apakah wanita yang selalu mengumbar aurat lengkap dengan berbagai polesan Tabarruj dan potongan potongan pakaian yang menjijikkan di tambah lagi cara berjalan yang meliuk liuk bagaikan unta betina itu? Ataukah wanita yang lisannya di selalu basahi dengan umpatan dan ghibah serta Namimah yang keji?

Ataukah wanita yang waktunya habis di pasar pasar malam dan Supermarket atau Mal? Kehidupannya hanya untuk melihat harga ini dan harga itu, toh semuanya juga tidak terbeli….bagi kami mereka adalah perusak kesucian Islam, mereka tidak pantas menyandang nama mulia sebagai “Muslimah” karena mereka justeru melakukan pembusukan dari dalam.

Ukhti Muslimah…!!!

Ingatlah bahwa kehidupan dunia ini hanya sebuah persinggahan, bersiaplah untuk meneruskan perjalanan ke negeri abadi, jangan sampai engkau lena…

Persiapkanlah bekalmu dengan memperbanyak amal sholeh, sebagaimana kau persiapkan dirimu dengan baik jika kau akan berangkat menghadiri pesta penikahan atau bepergian ke tempat teman atau saudaramu, kini kau pasti akan melakukan suatu perjalanan yang tidak dapat kau elakkan lagi, hari dan waktunya pasti datang…lalu apakah engkau telah siap..???? kau akan melakuakn suatu perjalanan yang membawamu hilang dari inagatan seluruh manusia, baik saudara atau sahabat, tetapi sebenarnya kau masih bisa mengabadikan namamu jika kau ingin melakukannya, tirulah apa yang di lakukan oleh Masyitah, atau Asiah (isteri Fir’aun), atau Mariam binti Imran Ibu Nabi Isa yang mulia, atau A’isyah binti Abu Bakar . Yang telah membuktikan kepada dunia akan harga diri seorang wanita serta kejeniusannya.

Lihatlah betapa nama mereka harum dan kekal, namanya pasti kan sampai ke telinga orang terakhir yang terlahir di bumi ini nanti. Sebagai bukti bahwa sang pemilik nama juga sedang hidup kekal bahagia di Jannati Rabbil Alamin.

Tetapi coba bandingkan dengan mereka yang tertipu dengan gemerlap dunia, apalagi ia menjadi terkenal hanya karena ia terlalu berani mengumbar auratnya, atau ia berani memasang tarif yang tinggi untuk harga dirinya, apakah semua itu memberinya manfaat setelah mulutnya di penuhi dengan tanah di liang kubur? Berhati hatilah..jangan sampai kau terjerumus pada jurang yang sama, hingga kau akan menyesal di hari yang sudah tiada berguna lagi arti sebuah penyesalan.

Akhukunna Fillah, Mujahid Fi Sabilillah.